Trik Menyimpan Bawang Putih Agar Segar Lebih Lama


Bawang putih bisa memiliki masa penyimpanan lebih lama bila disimpan dengan benar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Meski berukuran kecil, bawang putih dapat membuat cita rasa makanan menjadi lebih beraroma dan menggugah selera. Selain bisa digunakan dalam beragam resep, bawang putih juga bisa memiliki masa penyimpanan yang lebih lama bila disimpan dengan benar.

Secara umum, bawang putih dapat dibedakan menjadi bawang putih softneck dan hardneck. Bawang putih softneck memiliki ukuran siung yang lebih kecil namun berjumlah lebih banyak dalam satu bonggol. Sebaliknya, bawang putih hardneck memiliki ukuran siung yang lebih besar dan berjumlah lebih sedikit.

Baik jenis softneck maupun hardneck, bawang putih yang masih dalam bentuk satu bonggol utuh bisa bertahan selama 5-6 bulan bila disimpan dengan benar. Akan tetapi, bawang putih yang sudah dibuka bonggolnya hanya memiliki masa penyimpanan sekitar 10 hari.

Untuk membuat masa penyimpanan bawang putih lebih lama dan optimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut ini adalah sebagian di antaranya, seperti dilansir Woman’s World, Jumat (9/7).

Situasi Ideal
Tempat penyimpanan bawang putih yang ideal adalah di tempat yang berventilasi baik dan rendah paparan cahaya. Dalam situasi seperti ini, bawang putih bisa bertahan hingga enam bulan.

Sebaiknya, hindari menyimpan bawang putih di dalam kotak tertutup atau laci dapur. Tempat penyimpanan seperti ini tidak ideal karena memiliki ventilasi yang kurang baik sehingga dapat menyebabkan bawang putih membusuk lebih cepat.

Penggunaan perangkat garlic keeper juga dapat membantu. Perangkat ini biasanya terbuat dari keramik dan memiliki lubang-lubang yang dapat mengoptimalkan aliran udara. Selain itu, ada banyak garlic keeper yang memiliki desain menarik dan tak memakan banyak tempat sehingga dapat mempermanis tampilan dapur.

Suhu Penyimpanan
Bawang putih tumbuh subur di suhu yang lebih dingin, yaitu pada kisaran suhu 60 derajat Fahrenheit atau 15,6 derajat Celsius. Oleh karena itu, menyimpan bawang putih di dalam kulkas dapat mempercepat tumbuhnya tunas pada bawang ptih.

Akan tetapi, menyimpan bawang putih di dalam kulkas bisa dipertimbangkan bila lingkungan tempat tinggal memiliki suhu udara yang lebih hangat. Bila menyimpan bawang putih di dalam kulkas, lakukan pengecekan setiap dua hari untuk memantau ada atau tidaknya pertumbuhan tunas.

Food blogger Cici Li menganjurkan agar bawang putih dikupas terlebih dahulu bila ingin disimpan di dalam kulkas. Pastikan bawang putih yang sudah dikupas ini ditempatkan di dalam kontainer kedap udara sebelum dimasukkan ke dalam kulkas. Langkah ini dapat mencegah menyebarnya bau bawang putih ke makanan-makanan lain di dalam kulkas.

(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=417808724973321&version=v2.8"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));



Jasa Iklan Google Adwords | Jasa Whatsapp Blast | Jasa Facebook Ads | Jasa SEO Website | Jasa Pasang Iklan Banner Premium | Jasa SMS Broadcast | Jasa Backlink PBN | Jasa Pembuatan Website | Areaiklan.com

The post Trik Menyimpan Bawang Putih Agar Segar Lebih Lama appeared first on ADIBA.ID.


banner